Uncategorized

PENGUATAN KETENAGAKERJAAN PARA GURU SE – ACEH TAMIANG BERSAMA KKSP DAN LEMBAGA SAVE THE CHILDREN DAN HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN PEMIKIRAN POLITIK ISLAM

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama Save the Children dan Yayasan KKSP bersiap menggelar acara penguatan kapasitas guru se-Aceh Tamiang. Kegiatan ini turut didukung penuh oleh mahasiswa Pemikiran Politik Islam, berfokus pada peningkatan mutu pendidikan, pemulihan pascabencana, serta penguatan hak dan perlindungan anak.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

mediakpk.co.id— Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus mempercepat pemulihan dan peningkatan mutu pendidikan pascabencana di wilayahnya. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Dinas Pendidikan setempat bersinergi dengan lembaga kemanusiaan internasional Save the Children Indonesia dan Yayasan Kelompok Kerja Sosial Perkotaan (KKSP), serta menggandeng kolaborasi dari kalangan akademisi, yakni Mahasiswa Pemikiran Politik Islam.

Sinergi ini diwujudkan dalam program Penguatan Kapasitas Guru se-Aceh Tamiang yang dirancang untuk membekali para tenaga pendidik dengan keterampilan adaptif, dukungan psikososial, serta pendekatan pembelajaran yang ramah anak dan aman. Kegiatan ini ditargetkan untuk menjangkau ratusan guru di seluruh kecamatan terdampak.

Perwakilan Save the Children menyatakan bahwa pendampingan terhadap guru merupakan kunci utama dalam mengembalikan semangat belajar anak-anak di tengah tantangan pascabencana dan pemulihan wilayah. Dukungan tersebut mencakup penyediaan ruang belajar, pemulihan fasilitas, hingga peningkatan kualitas pengajar agar mampu menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif dan protektif.

Sementara itu, pelibatan Mahasiswa Pemikiran Politik Islam dalam program ini memberikan warna baru. Kolaborasi ini menunjukkan kepedulian kaum intelektual muda terhadap arah kebijakan dan pembangunan sumber daya manusia di tingkat tapak, khususnya dalam memastikan hak atas pendidikan dan perlindungan anak menjadi prioritas bersama.

Acara penguatan kapasitas ini diharapkan mampu mencetak guru-guru yang tangguh dan inovatif dalam mengelola proses belajar mengajar. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, LSM, dan mahasiswa, sektor pendidikan di Aceh Tamiang diharapkan dapat bangkit lebih kuat serta siap menghadapi berbagai tantangan ke depan.

error: Content is protected !!