NTT-NTB-PAPUA-MALUKU

Mosi Tidak Percaya Pimpinan Daerah KAPP Papua se-Tanah Papua terhadap Ketua Umum Godlief Walter Baransano

Jayapura. Media.K-PK

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!


Pelaksana Tugas Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP Papua),
David M. Padwa, menyampaikan pernyataan resmi kepada awak media melalui pesan WhatsApp, terkait hasil Rapat Pleno Pimpinan Daerah KAPP Papua se-Tanah Papua yang menyatakan mosi tidak percaya terhadap Ketua Umum KAP Papua, Sdr. Godlief Wolter Baransano.

Pernyataan ini disampaikan menyusul evaluasi menyeluruh atas kinerja dan dinamika organisasi KAPP Papua sejak tahun 2024 hingga akhir 2025, baik dari aspek internal maupun eksternal.

Latar Belakang Mosi Tidak Percaya

Berdasarkan laporan penilaian dari pimpinan provinsi se-Tanah Papua, sejumlah poin kritis menjadi dasar dikeluarkannya mosi tidak percaya, di antaranya:

  1. Stagnasi Progres Organisasi: Tidak adanya perkembangan signifikan dalam program kerja dan penguatan kelembagaan KAPP Papua selama periode 2024–2025.
  2. Pelanggaran terhadap AD/RT: Ditemukannya indikasi ketidaksesuaian pelaksanaan tugas dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga organisasi.
  3. Kekosongan Struktur Kepengurusan: Terjadinya kekosongan pada komposisi Badan Pengurus Pusat (BPP), Dewan Pengawas, dan Dewan Kehormatan KAP Papua yang berpotensi mengganggu tata kelola organisasi.
  4. Penyalahgunaan Kewenangan Laporan adanya penggunaan wewenang di luar koridor yang ditetapkan oleh organisasi.
  5. Dampak Reputasi Lembaga: Sejumlah dinamika dinilai telah mencoreng nama baik serta merugikan eksistensi KAP Papua sebagai lembaga representatif pengusaha adat Papua.
    6.Maka Kami Pimpinan Provinsi Kamar Adat Pengusaha Papua se-Tanah Papua dengan Sepakat Menyatakan: MOSI TIDAK PERCAYA. Kepada Ketua Umum Badan Pengrus Pusat KAP Papua, Sdr. Goodlief Wollter Baransano Segera Mundur dari Jabatan Ketua Umum KAP Papua. Dewan Adat Papua Segera Mencabut Surat Pengukuhan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat KAP Papua Sdr. Goodlief Wollter Baransano, Dewan Adat Papua segera Menunjuk Plt. Ketua Umum Badan Pengurus Pusat KAP Papua, salah satu dari BPD Provinsi se-Tanah Papua yang Nama Tertera pada Notaris dan SK Kemenhuham Tahun 2024. Demikian Pernyataan Mosi tidak Percaya Kepada Ketua Umum KAP Papua ini Kami buat dengan keadaan sehat tanpa unsur paksaan dari pihak manapun. Jayapura, 27 Desember 2025

Rekomendasi Hasil Rapat Pleno

Rapat Pleno Pimpinan Daerah KAP Papua se-Tanah Papua 27 Desember 2025 menghasilkan rekomendasi evaluasi strategis, termasuk pernyataan mosi tidak percaya yang mencerminkan ketidakmampuan Ketua Umum dalam menjalankan mandat organisasi sesuai AD/RT.

Seluruh daerah provinsi se-Papua melalui Badan Pengurus Daerah telah melakukan konsolidasi dan menyepakati sikap kolektif demi menyelamatkan arah gerak organisasi ke depan,” ujar David M. Padwa dalam keterangannya.

Tindak Lanjut Organisasi

Sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum BPP, David M. Padwa menegaskan komitmen untuk segera melakukan konsolidasi struktural, termasuk percepatan proses pengisian jabatan strategis di tingkat pusat, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pengurus daerah guna memulihkan kepercayaan publik dan anggota.

KAPP Papua juga membuka ruang dialog konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat adat, demi melanjutkan misi pemberdayaan ekonomi berbasis kearifan lokal Papua.

Catatan Redaksi

Hingga berita ini diturunkan, pihak Godlief Wolter Baransano belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan mosi tidak percaya tersebut. Redaksi akan terus memperbarui perkembangan terkait isu ini seiring konfirmasi dari para pihak yang terlibat.

Tentang Kamar Adat Pengusaha Papua (KAP Papua)
KAP Papua merupakan organisasi wadah pengusaha yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal dan adat Papua, dengan misi memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat adat melalui sinergi bisnis, advokasi kebijakan, dan pelestarian budaya.(Iand.H)

error: Content is protected !!