Alasan TNI Jaga Kejaksaan Seluruh Indonesia ?
Diduga Imbas Banyaknya Oknum Petinggi Terlibat Kasus Tambang dan Korupsi Besar
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
MEDIAK-PK (Koran Pemantau Korupsi)
Senin, 20 Mei 2025
JAKARTA – MEDIAKPK |
Kejaksaan Agung RI kini mendapat pengamanan ketat dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) di seluruh kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) di Indonesia. Langkah ini diduga kuat berkaitan dengan meningkatnya eskalasi ancaman terhadap institusi Adhyaksa yang tengah membongkar berbagai kasus besar, termasuk korupsi tambang dan penguasaan ilegal lahan kelapa sawit.
Kepada anggota DPR RI dalam rapat tertutup, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan alasan utama di balik penjagaan TNI. Ia menyatakan bahwa dirinya sedang menelusuri keterlibatan sejumlah oknum petinggi Korps Brimob dalam jaringan tambang dan lahan ilegal. Bahkan, Burhanuddin menyebutkan bahwa ada upaya untuk menyuap dirinya sebesar Rp2 triliun agar menghentikan proses hukum yang sedang berjalan. “Saya tolak tegas. Saya tidak bisa dibeli,” ujar Burhanuddin.
Burhanuddin juga mengungkap kekhawatiran adanya potensi sabotase terhadap kantor-kantor kejaksaan. “Kami mendeteksi adanya ancaman pembakaran, baik di pusat maupun di daerah,” lanjutnya.
Salah satu kasus besar yang tengah diselidiki Kejaksaan adalah dugaan korupsi dalam sektor pertambangan timah, yang disebut merugikan negara hingga Rp300 triliun. Kasus ini diduga melibatkan jaringan lintas institusi, termasuk aparat bersenjata dan konglomerat besar.
Peringatan Presiden
Secara terpisah, seorang praktisi intelijen nasional mengungkap bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memanggil sejumlah konglomerat besar ke Istana. Namun, pertemuan itu bukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemilik modal, melainkan peringatan keras. “Presiden ingin memastikan bahwa kekuatan uang dan oknum bersenjata tidak boleh menakuti rakyat,” katanya.
Pengamat hukum dan demokrasi mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan kekuasaan dan menghindari militerisasi lembaga sipil. Namun dalam kondisi darurat, pengamanan ekstra dari TNI dianggap sebagai bentuk penjagaan integritas hukum.
[KOTAK FAKTA]
Kasus-Kasus Besar yang Diungkap Kejaksaan:
Dugaan korupsi Timah: Rp300 triliun
Penguasaan lahan kelapa sawit ilegal
Tambang ilegal di Kalimantan dan Sumatera
Upaya suap ke Jaksa Agung: Rp2 triliun
Redaksi MediaK-PK
Email: redaksi@mediakpk.id | WhatsApp: 08xx-xxxx-xxxx

